Tuesday, 9 April 2013

Kelas Tertawa

Ceritanya hari kemaren saya belajar Sistem Basis Data Lanjut di kelas. Memang suasana saat itu agak ramai, karena dalam satu ruangan ada 3 kelas. Selain itu kedatangan dosen yang menurut saya agak kocak juga membuat suasana kelas semakin ramai. Walaupun dosennya perempuan, tapi selera humornya sangat tinggi.

Perkuliahan dimulai, dan sang dosen mulai memberikan petuah-petuah dan melancarkan transfering ilmu kepada kami. Saat itu beliau menjelaskan teori pertama pembuatan Entity Relationship Diagram (ERD). Kemuadian sang dosen bertanya "ada yang tahu tahap awal pembuatan ERD (Entity Relationship Diagram)?

Salah satu Mahasiswa dari kelas lain menjawab : Aduh bu, saya belum sampai tahap itu belajarnya.
Dosen : Masak kalian ga tahu, kan udah belajar Basis Data sebelumnya, dan dosen yang mengajar(menyebut nama) kalian itu rajin masuk.
Mahasiswa : Iya bu, masalahnya saya yang jarang masuk.
Semua mahasiswa : Huaakakakakak.....
Dosen : Oke, ibu kasih tahu, pertama kita harus membuat konsep.

Kemudian beliau tulis di whiteboard "1. Konseptual"

Dosen : Yang ke-2 (tulis angka 2 di whiteboard), ada yang tahu?
Salah satu Mahasiswa : Aktual bu.
Semua Mahasiswa : Huakakakakak.. tajam, terpercaya...
Saya ga mau kalah menjawab : Spiritual bu...(jawab ngasal, sambil sedikit tertawa)
Semua mahasiswa : Huakakakakak eyang subur..
Dosen : Ah, kalian ini...

Salah satu mahasiswa yang menjawab tadi, mungkin merasa gimana gitu yah, dia bilang "Sekarang sok jawab, siapa tadi yang menertawakan saya."

Mahasiswa masih tertawa.

Kemudian, Bu dosennya pun ikut tertawa, mungkin karena konyolnya mungkin yah, dan seketika itu pula semua mata mahasiswa menatap sang dosen, dan bilang "itu Ibu ketawa, jadi Ibu harus jawab". huakakakakakk...
Dosen : Ah kalian, dasar..
Mahasiswa : Huakakakak...

Sepanjang mata kuliah tersebut rasanya kenyang dengan tertawa, yah dengan tidak mengurangi konsentrasi belajar juga tentunya.
Toh kalau belajar terlalu serius itu kadang bikin jenuh juga, ngantuk apalagi. Tidak ada salahnya belajar sambil tertawa, sehingga membuat kegiatan belajar mengajar tidak terlalu membosankan. Betul tidak?